Senin, 12 Agustus 2013

Batal dipotong, Warga Labung Anak Kembali Bergairah



Warga Desa Labung Anak Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel kembali bergairah menggarap jalan usaha tani (JUT) sepanjang 750 meter dari PNPM Mandiri Perdesaan tahun 2013. Menurut ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Supian Suri, pekerjaan yang menelan biaya Rp 163.490.000 dari dana BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) semula dikabarkan akan dipotong 20 persen. Didampingi bendahara Arfani dan sekretaris Fahriadi,  Supian menjelaskan semangat warganya yang sempat turun dan protes keras dengan pemotongan tersebut. “Sewaktu fasilitator teknik Pak Robby menjelaskan pemotongan itu, kami protes. Eh, selang dua minggu kemudian, ada kabar tidak jadi ada pemotongan. Tentu saja warga kembali bersemangat, bekerja dengan riang gembira” ujarnya. (Robby-FT Batang Alai Utara)

Minggu, 11 Agustus 2013

'Musim Diam' di Kuin Besar Percepat Hamparkan Sirtu'



Desa Kuin Besar tergolong "untung besar". Pasalnya, di 2013 dana BLM dari PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar hanya teralokasi Rp 910 juta dari APBN dan Rp 90 juta dari APBD yang harus dibagi untuk mendanai pembangunan sarpras di 10 desa.
Karena partisipasi aktif dari semua unsur di desa, terutama aparat pemerintah desa, kegiatan perkerasan jalan poros desa ukuran 1326 x 1,5 m dengan urukan sirtu bisa terdanai BLM Rp. 149.025.200.
Pada Musyawarah Antar Desa Prioritas Usulan di kecamatan, Kuin Besar ada di ranking 6. Dana untuk pembangunan ditetapkan Rp 141.574.000, operasional TPK Rp 4.470.700, dan operasional UPK Rp 2.980.500. Sampai awal Juni 2013 pencairan pertama dari UPK Rp 51.473.800 langsung untuk membeli base coarse dan sirtu. "Masyarakat di sini antusias bekerja menghamparkan material tersebut. Apalagi di sini lagi musim diam, menunggu tanaman padi panen," ujar ketua tim pelaksana kegiatan (TPK), Ahmadi didampingi sekretaris Saramsyah dan bendahara Hamidan.
Saat Fasilitator Teknik (FT) Zulfian Hadhy memeriksa pekerjaan  4 Juni 2013 guna proses sertifikasi kegiatan, didapati kekurangan volume pekerjaan. Setelah diukur per 50 m lari dari ketebalan base coarse dan sirtu. Sehingga didapatkan hasil kekurangan volume 28 m3. Tetapi dari supplier bahan dari CV Jaya Perkasa  mau menambah kekurangan tersebut.  "Sehingga target volume bisa tercapai, masyarakat sangat gembira dan berterimakasih kepada pihak supplier bahan H Usman yang sudah menambah volume.  Juga kepada fasilitator, terimakasih sudah memeriksa dengan teliti pekerjaan masyarakat di sini," ujar Ahmadi antusias. (FT-Zulfian).

Audittor BPKP Mendadak Tambah Sampel Desa




Disentralisasi merupakan salah satu prinsip PNPM- Mandiri Perdesaan yang seluruh kegiatan pelaksanaannya dapat dipertanggung jawabkan. Audit BPKP merupakan salah satu contoh penerapan disentralisasi tersebut.
Khususan untuk kecamatan Tatah Makmur yang lokasinya berada di dekat ibu kota propivsi dan sentral kabupaten banjar, menjadi tempat yang paling sering mendapat kunjungan maupun audit. Pada tahun anggaran 2012 ini tim auditor dari BPKP menjadikan kecamatan Tatah Makmur sebagai sample audit.  Sebelum Tim Audit turun ke lapangan, tim audit memilih tiga desa sasaran. Fasilitator diminta menyiapkan data-data Desa Pandan Sari, Jaruju Laut dan Tampang Awang.  Sehari sebelum tinjauan langsung ke lapangan fasilitator kecamatan (FK) Julie Dharmawan dan FT Risca Arih Purnama, dipanggil untuk diwawancarai Tim Audit BPKP, terdiri Subhan, Reni, dan Faska.
Seluruh data di tiap tahapan pelaksanaan diperiksa dengan sangat teliti. Terutama laporan kegiatan fisik. Dari SPPB, dokumen lelang, buku kas sampai dokumen pelaksanaan. Bahkan sampai laporan bulanan PJOK diminta, baik yang di luar jangkauan pada hari itu maupun penambahan satu desa lagi untuk diaudit, yaitu Desa Tatah Layap. Sehingga ada empat desa yang jadi sample. Itu sangat memberatkan, karena tidak ada persiapan apapun.  Namun ini menjadi pembelajaran besar utamanya untuk PJOK dan Fasilitator untuk ke depannya. Saat audit maka seluruh desa harus siap, termasuk laporan PJOK per bulan dan laporan perjalanannya.(R’J)